Mungkin pernah terbesit dalam benak kamu pertanyaan demikian.
Yuk intip sedikit rangkumannya
WWW.INIPOKER.COM
Api terjadi dari reaksi pembakaran senyawa yang mengandung oksigen (O2). Jika suatu reaksi pembakaran kekurangan oksigen, maka efisiensi pembakaran berkurang dan menghasilkan suatu senyawa karbon seperti asap atau jelaga.
Dalam setiap reaksi pembakaran selalu melepaskan elektron. Ketika suatu reaksi melepaskan elektron, maka terjadi pelepasan energi. Hal ini juga terbukti dengan nilai entalpi energi reaksi pembakaran yang selalu negatif.
:: > Entalpi energi adalah jumlah energi dalam suatu sistem dengan tekanan tetap.
WWW.INIPOKER.COM
Faktor yang mempengaruhi warna nyala api adalah faktor fisika (yaitu suhu) dan faktor kimia (yaitu zat yang megalami reaksi).
- Api merah umumnya bersuhu di bawah 1000 derajat celsius.
- Api biru, bersuhu lebih tinggi dari api merah, tapi masih di bawah 2000 derajat celcius.
- Api putih yang bersuhu di atas 2000 derajat celcius.
Api ini juga yang terdapat di dalam inti matahari. Api putih juga digunakan pada industri yang memproduksi material besi dan sejenisnya.
Api yang paling panas adalah api hitam (dan kononnya menurut para ilmuwan merupakan jenis api yang terdapat di neraka).
WWW.INIPOKER.COM
Warna api juga dipengaruhi oleh zat yang mengalami reaksi pembakaran.
> Pada pembakaran sodium akan menghasilkan warna oranye.
> Pembakaran stronsium klorida mengahasilkan warna merah.
> Pembakaran kalium nitrat menghasilkan warna ungu.
> Pembakaran boron menghasilkan warna hijau.
> Pembakaran tembaga menghasilkan warna biru.
Dan sebagainya.
Nah, begitulah mengapa api bisa berwarna-warni...
Metode ini juga yang digunakan dalam teknologi pembuatan kembang api lho

Posting Komentar